Hasil F1 GP Australia 2017, Awal Musim yang Bagus untuk Sebastian Vettel dan Ferrari


CaruserMagz.com - Balapan Formula-1 (F1) 2017 telah dibuka dengan digelarnya F1 GP Australia pada Minggu, 26 Maret 2017. Balapan jet darat paling bergengsi ini diprediksi akan memberikan tontonan yang lebih menarik, karena lebih dinamis tanpa Nico Rosberg di Mercedes-AMG. Di musim 2016 yang lalu, berkumpulnya Hamilton dan Rosberg di Mercedes membuat balapan dinilai monoton.
Podium F1 GP-Australia 2017: Sebastian Vettel - Lewis Hamilton - Valtteri Bottas

Ferrari mengawali musim 2017 dengan manis berkat kemenangan pada seri pertama F1 GP Melbourne ini. Dua musim tanpa kemenangan dan melorot ke posisi team konstruktor ketiga setelah Mercedes-AMG dan Red Bulls, Ferrari mendapatkan kembali harapan akan kemenangan mereka. Mungkin ada kontribusi aturan baru yang mengharuskan roda lebih lebar dan paket aerodinamik yang lebih agresif pada kemenangan Vettel ini.

Strategi pit Ferrari dinilai sebagai faktor terpenting bagi kemenangan Vettel, walau pada awalnya Lewis Hamilton yang memimpin balapan. Jika saja Hamilton bisa lebih konsisten di depan, ini akan menjadi pengulangan seri Australia musim 2016 yang lalu, dimana dia menjuarainya. Sial bagi Hamilton, dia harus berhadapan dengan masalah ban, mesin dan pengendalian mobilnya pada seri pembuka F1 2017 ini.

Detail Balapan


Terjadi insiden tabrakan antara Kevin Magnussen dan Marcus Ericsson, dimana Magnussen menabrak Ericsson saat berusaha mendahului pembalap lain. Kedua mobil pembalap tersebut mengalami banyak kerusakan hingga keduanya tidak dapat melanjutkan balapan. Pembalap lain yang tersingkir di tengah balapan adalah Romain Grosjean, karena mengalami masalah pada mesin dan Joylon Palmer yang terpaksa memarkir mobilnya karena kegagalan rem.

Awalnya Hamilton terlihat nyaman di depan dan makin menjauh dari pembalap lain. Namun itu hanya berlangsung pada batch pertama sebelum pit stop, Vettel secara perlahan mengejar pembalap Mercedes tersebut. Hamilton mengambil pit stop lebih awal, karena ban mobilnya ternyata terdegradasi lebih cepat. Vettel kemudian mengambil alih pimpinan balapan dan tim mengambil risiko untuk sedikit menunda pit stop Vettel.

Pembalap yang juga menunda pit stop adalah Max Verstappen dan Valtteri Bottas. Namun Bottas terlempar ke posisi kelima setela pit stop. Setelah mulai merasakan ban yang terdegradasi, Sebastian Vettel melakukan pit stop dalam posisi cukup jauh di depan Verstappen dan Hamilton. Sehingga masih bisa berada di depan kedua pembalap tersebut saat keluar dari pit. Sial bagi Daniel Ricciardo, dia harus menghadapai masalah kegagalan mesin.

Agak ke belakang, Sergio Perez melakukan over take yang cukup berani dalam balapan ini. Pembalap asal Meksiko tersebut menyalib Daniil Kvyat pada putaran pembukaan. Perez kemudian melakukannya lagi saat mendahului Carlos Sainz Jr dari Toro Rosso.

Aksi salib menyalip yang cukup seru juga terjadi antara Fernando Alonso, Nico Hulkenberg dan Esteban Ocon saat ketiganya mendahului Hulkenberg dan Alonso yang akhirnya termasuk pembalap yang tidak berhasil menyelesaikan balapan.

Hamilton mengeluhkan pengendalian mobilnya dan masalah mesin. Sementara Vettel makin tak terkejar oleh Hamilton. Valtteri Bottas terlihat mengejar Hamilton, tapi hingga akhir balapan tidak berhasil menyusul. Ada pertarungan singkat untuk posisi keempat antara Max Verstappen yang memberi tekanan pada Kimi Raikkonen. Rookie Lance keluar lintasan karena masalah pada rem dan selanjutnya harus masuk daftar pembalap yang gagal finish.


Vettel menyelesaikan balapan 9,9 detik di depan Lewis Hamilton. Sementara Bottas berhasil mendapatkan podium ketiga dengan margin 2,5 detik di belakang Hamilton. Raikkonen berhasil mempertahankan tempat keempat dari kejaran Max Verstappen, yang harus puas finish kelima. Pada posisi keenam ada Felipe Massa. Posisi ketujuh menjadi milik Sergio Perez, kedelapan untuk Carlos Sainz Jr. Selanjutnya diisi oleh Daniil Kvyat dan Esteban Ocon yang berhasil mendapatkan poin pada GP Australia 2017 ini.

Valtteri Bottas membuktikan bahwa Mercedes-AMG tidak salah membuat keputusan memilihnya sebagai pengganti Nico Rosberg. Dia melanjutkan tradisi podium Mercedes-AMG yang dominan. Meskipun Vettel memenangkan GP Australia ini, dominasi Mercedes-AMG masih terlihat jelas. Namun mungkin juga karena aturan baru yang merubah desain mobil balap, menyebabkan team konstruktor lainnya belum mendapatkan setting terbaik. Balapan masih panjang, kita nantikan saja kejutan-kejutan dari team kuat lainnya seperti Red Bulls.

Hasil Lengkap Balapan F1 GP Australia 2017:

1. Sebastian Vettel (Jerman) Ferrari 1:24:11.670
2. Lewis Hamilton (Inggris Raya) Mercedes +00:09.975
3. Valtteri Bottas (Finlandia) Mercedes 00:11.250
4. Kimi Raikkonen (Finlandia) Ferrari 00:22.393
5. Max Verstappen (Belanda) Red Bull-TAG Heuer 00:28.827
6. Felipe Massa (Brazil) Williams-Mercedes 01:23.386
7. Sergio Perez (Meksiko) Force India-Mercedes 1 lap
8. Carlos Sainz Jr (Spanyol) Toro Rosso-Renault 1 lap
9. Daniil Kvyat (Rusia) Toro Rosso-Renault 1 lap
10. Esteban Ocon (Prancis) Force India-Mercedes 1 lap
11. Nico Huelkenberg (Jerman) Renault 1 lap
12. Antonio Giovinazzi (Italia) Sauber-Ferrari 2 laps
13. Stoffel Vandoorne (Belgia) McLaren 2 laps
14NF. Fernando Alonso (Spanyol) McLaren 6 laps
NF. Kevin Magnussen (Denmark) Haas-Ferrari 10 laps
NF. Lance Stroll (Kanada) Williams-Mercedes 16 laps
NF. Daniel Ricciardo (Australia) Red Bull-TAG Heuer 31 laps
NF. Marcus Ericsson (Swedia) Sauber-Ferrari 36 laps
NF. Jolyon Palmer (Inggris) Renault 41 laps
NF. Romain Grosjean (Prancis) Haas-Ferrari 44 laps

Salam AutoSport!


Honda CR-V 2017 Diesel 7-Penumpang Diluncurkan di Thailand, Indonesia Menyusul


CaruserMagz.com - Honda CR-V generasi baru resmi debut Asia dengan peluncuran di Thailand pada Jumat, 24 Maret 2017. Perubahan cukup signifikan, antara lain tampilan eksterior, konfigurasi kursi jadi 7 penumpang dan mesin diesel dengan teknologi turbocharger.
Honda New CR-V 2017 Diluncurkan di Thailand, Indonesia menyusul pada IIMS April 2017

SUV andalan Honda ini kini benar-benar menjadi mobil 7 seaters, itu kabar gembira untuk pecinta mobil Honda yang terhambat keinginannya membeli CR-V karena kapasitas tempat duduknya yang hanya 5 pada generasi sebelumnya.

Dengan perubahan ini, kemungkinan Honda CR-V akan menjadi kian sulit dikalahkan kompetitornya seperti Nissan X-Trail, Hyundai Santa Fe, KIA Sorento dan bahkan berpeluang mengancam pasar SUV ladder frame seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.

Kapasitas 7 penumpang merupakan kebutuhan penting konsumen mobil di Asia, khususnya Indonesia. Itulah mengapa segmen low MPV menjadi sangat gemuk. Sudah sangat tepat Honda membuat CR-V dengan konfigurasi 7 penumpang, karena faktor  kapasitas penumpang yang hanya 5 pada versi lama menjadi salah satu penghalang utama konsumen mengurungkan niat membeli CR-V.

Menariknya, CRV generasi kelima ini tetap menggunakan sasis monokok meskipun sudah berkapasitas 7 penumpang, sehingga tetap memberikan pengendalian yang mantap dan kenyamanan yang benuansa sedan. SUV 7 penumpang lainnya yang menggunakan sasis monokok adalah Nissan X-Trail dan Hyundai Santa Fe.

Menurut Chief Operating Officer, Regional Operations Honda Motor Co.,Ltd, Noriaki Abe, dalam pidato peluncuran CR-V generasi kelima ini, Honda New CR-V 2017 dilengkapi banyak teknologi terbaru dan lebih irit bbm.

"CR-V yang sekarang sarat dengan advanced technology, karena kami menyadari konsumen sekarang lebih suka mobil yang kompak dengan mesin yang irit bahan bakar, maka kami memilih untuk menggunakan mesin i-DTEC untuk pertama kalinya di Thailand," ujar Noriaki Abe.

Ada dua pilihan mesin untuk CR-V 2017 yang diluncurkan di Thailand ini, yaitu New CR-V bermesin diesel 1.600 cc 4-silinder dengan tenaga maksimum sebesar 160 PS pada 4.000rpm dan torsi 350 Nm pada 2.000rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan oleh transmisi otomatis 9-percepatan. Makin lengkap, kini juga tersedia pilihan varian 4WD dan 2WD.

Untuk CR-V bermesin bensin, kapasitas mesinnya adalah 2.400cc i-VTEC 4-silinder. tenaganya lebih besar 13 PS dibanding varian diesel, yaitu 173 PS pada 6.200rpm dan torsi 224 Nm pada 4.000rpm. varian ini juga hanya tersedia dengan transmisi otomatis CVT, juga ada pilihan 4WD dan 2WD.

Fitur-fitur baru yang diungkapkan saat peluncuran antara lain Hands Free Power Tailgate, yaitu cara membuka pintu bagasi tanpa menyentuh pintu tersebut. Pintu akan terbuka dengan bantuan sensor kaki pada bagian bumper belakang. fitur ini ada pada BMW terbaru.

Selain itu, ada juga ventilasi AC pada baris ketiga untuk memberikan kenyamanan pada penumpang baris paling belakang yang disebut Rear Cooler System. Fitur ini juga ada pada Hyundai Santa Fe dan KIA Sorento.

Sayangnya dari sisi harga, Honda CR-V masih cukup mahal untuk ukuran compact SUV, yaitu jika dirupiahkan sekitar 538 hingga 597 juta rupiah untuk varian bensin dan 596 hingga 654 juta rupiah untuk varian diesel. Tapi Itu harga di Thailand, untuk di Indonesia kita tunggu saja peluncuran resminya pada bulan April mendatang.

Jika harganya di Indonesia tidak berbeda atau lebih mahal dari list harga di Thailand tersebut, maka akan kurang kompetitif melawan SUV ladder frame Pajero Sport dan Fortuner dengan kelegaan kabin yang superior dan branding image yang lebih kuat. Namun mungkin CR-V 7 seater ini memang tidak diperuntukkan melawan SUV besar tersebut.

Honda punya branding image-nya sendiri untuk CR-V sebagai kendaraan orang yang cukup kaya. Sehingga punya pasarnya sendiri, yaitu konsumen yang memilih CR-V tanpa membandingkannya dengan SUV lainnya.

Namun to be realistic, jika kami pribadi memiliki budget berkisar antara 540 hingga 650 juta rupiah untuk membeli SUV 7 penumpang, kami akan mempertimbangkan SUV lainnya yang lebih lega, fitur lebih banyak, tenaga lebih besar dan tampang lebih gagah, seperti Hyundai Santa Fe atau Mitsubishi Pajero Sport.

Bagaimana dengan kehadiran SUV Honda ini di Indonesia? kabar yang kami terima dari wiraniaga Honda, peluncuran resmi akan dilaksanakan pada bulan April 2017 ini. Apakah itu pada ajang IIMS 2017, atau secara terpisah belum ada kabar lebih lanjut. Peluncuran di kota-kota provinsi juga akan dihelat di bulan April.

Informasi sementara yang kami dapatkan adalah Honda CR-V yang akan dibawa ke Indonesia adalah varian bermesin bensin saja, dengan kapasitas 7 penumpang. Sedangkan varian diesel belum akan ditawarkan pada konsumen Indonesia.

Salam Otomotif!


Dinyatakan Bangkrut! Manor Racing Team Absen di F1 2017, Kabar Buruk untuk Fans Rio Haryanto


CaruserMagz.com - Manor Racing Team tidak berhasil mendapatkan sponsor untuk kembali berpartisipasi di balapan Formula-1 (F1) 2017. Manor gagal menggaet investor hingga tenggat waktu yang ditentukan, 6 Januari 2017. Sebagai konsekuensinya,  Manor tidak dapat berpartisipasi di ajang balapan jet darat paling bergengsi tersebut.
Manor Racing, Team Konstruktor Rio Haryanto pada F1 2016 dinyatakan Bangkrut sejak 27/03/2017.

Hal ini menjadi kabar buruk bagi penggemar Rio Haryanto, pembalap F1 Indonesia yang menjadi pembalap utama Manor Racing Team pada F1 Grand Prix 2016 yang lalu. Karena Manor adalah satu-satunya peluang bagi Rio untuk kembali berlaga di F1 2017, sedangkan semua team konstruktor lainnya sudah terisi penuh kursi pembalapnya.

Sesuai batas waktu yang ditentukan, maka posisi Manor Racing praktis dinyatakan bangkrut sejak 27 Januari 2017 yang lalu. Team F1 yang berpusat di Oxforshire, Inggris ini terpaksa memecat semua karyawannya yang berjumlah kurang lebih 200 orang.

Officially semua karyawan Manor tersebut sudah dirumahkan sejak 27/01/2017. Pihak Manor menyatakan bahwa mereka tetap akan memdapatkan gaji full untuk bulan Januari 2017, pada tanggal 31/01/17.

Sempat ada rumor bahwa Manor Racing akan dibeli oleh investor dan tetap dapat berlaga di ajang F1 2017. Namun hingga GP Australia akan digelar pada 26 Maret 2017 ini, tidak ada berita mengejutkan tersebut. Jadi, tidak akan ada lagi bendera Manor pada F1 2017. Begitu pun Rio Haryanto, yang gagal mendapatkan sponsor, sementara harus menggantung helm-nya.

Pecinta balapan F1 dari Indonesia patut berterimakasih pada Manor Racing Team, karena menjadi wadah bagi pembalap Indonesia pertama yang bisa mengaspal di arena balapan paling bergengsi ini. Walau tercatat Rio hanya mengikuti 12 seri F1 grand prix.

Langkah Rio Haryanto di F1 2016 terhenti karena ketidakmampuan manajemennya memenuhi dana sesuai kontrak yang disepakati. Posisi Rio pun digantikan oleh Esteban Occon, dan Rio mengisi bangku cadangan di sisa balapan.

Padahal masyarakat Indonesia sudah sedikit lega, karena pada akhir tahun 2016 yang lalu, manajemen Rio sempat mengeluarkan pernyataan bahwa mereka menemukan titik cerah akan adanya sponsor dari Asia. Sehingga mereka optimis, bahwa Rio akan kembali membalap pada F1 GP 2017.

Balapan Formula-1 2017 akan segera dimulai dengan GP Australia pada 26 Maret 2017 ini. Mari kita nikmati saja balapan yang katanya akan berbeda dari musim-musim sebelumnya, karena banyak peraturan baru, desain mobil balap yang baru, dan tentunya akan lebih dinamis karena Mercedes-AMG tidak lagi dihuni Nico Rosberg.

Kita tunggu saja kabar dari para juru pena yang meliput apa kegiatan Rio Haryanto pada musim 2017 ini? Apakah akan kembali ke balapan F2 atau sementara jadi artis dulu.

Salam AutoSport!


Perbandingan Lengkap Honda Mobilio vs Suzuki Ertiga, Komparasi Detail Harga, Spesifikasi dan Fitur


CaruserMagz.com - Segmen Low MPV di Indonesia kini dihuni banyak mobil dari berbagai brand. Kesuksesan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia telah mengundang brand lain untuk juga ikut bertarung di pasar otomotif paling gemuk ini. Suzuki menghadirkan Ertiga dan Honda meluncurkan Mobilio yang atraktif.
Komparasi Detail Honda Mobilio vs Suzuki Ertiga
Bagi sobat yang ingin keluar dari zona mainstream Toyota-Daihatsu, Ertiga dan Mobilio merupakan pilihan paling logis sekaligus paling menarik. Namun terkadang banyak yang lama memutuskan, yang mana yang akan dibeli.

Untuk membantu calon pembeli mobil low MPV, kami ingin menghadirkan perbandingan objektif Suzuki New Ertiga vs Honda Mobilio, berdasarkan data teknis dan pendapat para pemilik mobil ini. Komparasi ini akan mengulas: Harga, Spesifikasi, Desain, Performa, Kenyamanan, Kepraktisan, Build-quality dan Fitur. Berikut ulasan detail mengenai perandingan low MPV Suzuki vs Honda ini:


1. Perbandingan Harga


Kami menilai perbandingan harga akan menjadi fokus utama calon pembeli mobil ini, oleh karena itu kami meletakkan perbandingan harga pada poin pertama. Dari perbandingan harga ini, kita bisa lihat peta pertarungan kedua MPV ini pada masing-masing variannya.

Berikut table perbandingan harga Ertiga vs Mobilio secara head to head:
Tabel-1: Perbandingan Harga Suzuki Ertiga vs Mobilio pada awal 2017


Dari perbandingan harga tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pada level yang sama Suzuki Ertiga relatif lebih murah dari Honda Mobilio untuk harga OTR DKI Jakarta. Sehingga secara kasat mata, Suzuki Ertiga unggul dalam pertarungan harga dan pilihan varian yang lebih banyak.

Tapi harga tersebut adalah harga OTR, sedangkan dalam praktik penjualannya biasanya ada diskon yang beragam dari dealer maupun salesnya. Apalagi jika sobat mau membeli mobil keluaran tahun lalu yang belum terjual, biasanya dealer akan melego dengan diskon fantastis hingga puluhan juta rupiah.

Jadi pintar-pintarlah bernegosiasi dan jika beruntung, sobat bisa mendapat harga yang jauh lebih murah dari OTR tersebut. 

Lalu bagaimana jika sobat ingin membeli mobil ini sebagai mobil bekas (second), perbandingan harga yang kami perhatikan di situs-situs jual beli mobil bekas dan e-commerce seperti olx.co.id dan jualo.com, Suzuki Ertiga juga relatif lebih murah.

Dari perbandingan harga tersebut, dapa kita simpulkan bahwa nilai jual kembali Mobilio lebih baik dari Ertiga Jadi bagi sobat yang merencanakan menjual kembali mobil yang dibeli dalam waktu yang tidak lama, Mobilio bisa dipertimbangkan.

Dengan fitur yang cukup banyak, kualitas bahan yang lebih bagus, kami simpulkan Suzuki Ertiga mempunya Value-for-Money yang lebih menarik dibanding Honda Mobilio.


2. Perbandingan Desain


Tak dapat dipungkiri bahwa tampilan atau desain eksterior menjadi faktor dominan kedua yang mempengaruhi keputusan calon pembeli mobil, khususnya di Indonesia. Tampilan yang menarik atau atraktif, lebih menggoda dibanding hal-hal detail spesifikasi, karena ini terkait rasa kebanggaan terhadap tunggangan sehari-hari.

Memang mengenai tampilan masing-masing orang akan berbeda-beda, namun biasanya pabrikan mobil akan meneliti bagaimana selera kebanyakan konsumen mobil di suatu negara. Jadi siapa yang bisa mendesain mobilnya dengan tampilan yang paling dekat dengan selera mayoritas konsumen, dialah yang akan lebih banyak dibeli oleh konsumen.

Eksterior

Dalam hal desain eksterior, kami kira tidak berlebihan jika kami katakan bahwa Honda Mobilio mengungguli Suzuki Ertiga. Tampilannya yang aerodinamis memberi aura yang stylist dan tajam sekaligus bertenaga.

Tampilan belakang Honda Mobilio juga terlihat lebih menggoda dari Ertiga yang ada kesan mobil kargo. Dimensi Mobilio yang lebih rendah juga membuat tampilannya lebih sporty, sedangkan Ertiga memang lebih cocok bersaing dengan Avanza dalam hal desain eksterior.

Interior

Melirik bagian dalam, dashboard Honda Mobilio kami kira lebih sedap dipandang. Karena desain dengan garis-garis tegas yang satu platform dengan Honda Jazz, lebih memberi kesan modern dibanding dashboard Ertiga. 

Namun sayangnya Mobilio hanyak enak dipandang dashboardnya, dalam hal desain doortrim dan kursi, Ertiga lebih baik dari Mobilio yang terkesan ketinggalan. Kursi Mobilio yang tipis dan desain doortrim yang terlalu biasa tidak serasi dengan dashboardnya yang atraktif. Apabila diperhatikan lebih dekat, dashboard Mobilio terkesan kurang rapi.

Jadi secara keseluruhan, Ertiga unggul dalam desain interior, karena desain kursi yang mewah, center arm-rest pada baris kedua dan doortrim terlihat lebih berkelas.


3. Perbandingan Build Quality


Biuld Quality atau kualitas pembuatan adalah terkait kualitas bahan dan kerapian pemasangan berbagai komponen, baik di luar maupun di bagian dalam mobil.

Dalam hal build quality, sudah banyak dibahas oleh berbagai reviewer professional bahwa Suzuki Ertiga unggul dari Honda Mobilio. Suzuki terlihat begitu niat membuat mobil low MPV berkualitas, dengan finishing yang rapi dan kualitas bahan yang tidak keterlaluan menghemat biaya produksi.

Sedangkan Honda Mobilio yang termasuk produk awal bagi Honda memasuki segmen untuk konsumen menengah ke bawah, cukup disayangkan Honda melakukan down grade yang menurut kami keterlaluan, demi menekan biaya produksi.

jika sobat adalah orang yang memperhatikan detail build quality, sobat akan mendapati bahan interior Mobilio merupakan plastik keras yang tipis hingga bisa melengkung ke dalam saat ditekan.

Finishing interior Mobilio juga nampak kurang rapi, celah cukup lebar di sisi pertemuan doortrim dan dashboard serta pintu dan pilar-B, terasa kurang sedap dipandang. Permukaan dashboard dan doortrim juga terasa kasar saat disentuh.

Dapat dikatakan Mobilio hanya unggul dalam hal bentuk dashboard, selebihnya secara keseluruhan build quality interior dan eksterior Ertiga terasa lebih premium karena tebal, halus dan rapi.

Interior Ertiga terasa jauh lebih mewah, lebih elegan dan lebih berkelas di banding Mobilio. Kesan mobil untuk kalangan bawah, terasa kental di interior Mobilio, terutama dari kualitas bahan interior, desain kursi yang tipis dan  kain pembalut kasar.


4. Perbandingan Spesifikasi - Dimensi


Langsung saja sobat simak perbandingan data teknis dari dimensi kedua low MPV ini, dari tabel berikut:


Dari tabel di atas, dapat kita rangkumkan beberapa hal, antara lain:

Kelegaan kabin - Dengan dimensi yang lebih panjang hingga 12,1 cm, Honda Mobilio punya kabin yang lebih lega disbanding Suzuki Ertiga, apalagi dengan busa kursi yang lebih tipis, Honda Mobilio makin terasa lebih lega. Namun dalam hal ruang kepala, Suzuki Ertiga lebih unggul karena dimensinya yang lebih tinggi. Jadi masing-masing punya kelebihan dalam hal kelegaan kabin.

Luas Bagasi - Mengenai bagasi memang tidak tanpak jelas dari ukuran dimensi, namun desain bokong Mobilio yang tidak datar seperti Ertiga, membuat Mobilio punya ruang bagasi yang lebih luas. Pelipatan kursi tipis baris ketiga mobilio yang sederhana membuat bagasinya lebih luas lagi.

Radius putar - Wheelbase Ertiga yang lebih panjang menyebabkannya membutuhkan radius putar yang lebih luas saat harus berbalik arah. Maka Mobilio lebih gesit dalam hal radius putar.

Daya Jelajah - Walau hanya berbeda 4 mm, Mobilio punya jarak terendah ke jalan yang lebih tinggi, sehingga daya jelajahnya akan lebih baik dibanding Ertiga. Khususnya saat harus menempuh jalan yang bergelombang.

Pengendalian - Dimensi Mobilio yang lebih rendah secara keseluruhan memberi efek pengendalian yang lebih baik. Hal tersebut juga berkontribusi pada pengendalian Mobilio yang terasa lebih asyik dikemudikan.

Dari ulasan di atas, maka secara dimensi, Honda Mobilio dapat dikatakan unggul dari Suzuki Ertiga, khususnya dalam hal kelegaan kabin.

5. Perbandingan Mesin dan Performa


Kedua low MPV ini berpenggerak roda depan, sehingga menjadi antitesis dari MPV sejuta umat, Avanza-Xenia yang berpenggerak roda belakang. Mengenai dapur pacunya, berikut perbandingan detail mesin Ertiga vs Mobilio:
Perbandingan Mesin dan Tenaga Mobilio vs Ertiga - sumber: Test oleh AutoBild Indonesia
Dari tabel perbandingan di atas, dapat kita tebak bahwa Mobilio berfokus pada kenikmatan mengemudi, sedangkan Ertiga lebih mengutamakan kenyaman penumpang.

Untuk performa mesin, akselerasi Mobilio lebih unggul dengan hanya butuh 11,1 detik untuk melaju dari diam ke kecepatan 100 km/jam. Sedangkan Ertiga membutuhkan waktu hingga 14 detik.
Dari kapasitas mesin Mobilio yang lebih besar 123cc dari Ertiga, wajar jika tenaganya lebih besar. Dengan mesin 1,5L yang sama dengan milik Honda Freed, tarikan Mobilio terasa lebih bertenaga dibanding Ertiga.

Ditambah dimensinya yang lebih rendah, desain aerodinamis dan suspensi yang kaku, pengendalian Mobilio terasa lebih mantap dan stabil, sehingga pengemudi cukup percaya diri menikung tajam dengan kecepatan tinggi hingga di atas 60 km/jam.

Namun Ertiga ternyata unggul dalam hal konsumsi bbm untuk perjalanan luar kota atau rute toll yang hingga 19,2 km/liter, hal ini membuktikan pilihan mesin yang lebih kecil pada Ertiga memberi mamfaat dalam hal efisiensi bahan bakar.
Terbukti Ertiga memang lebih mengutamakan kenyaman dan efisiensi, sesuai slogan-nya "Lebih Mengerti Keluarga". Sehingga suspensi dibuat empuk, kursi tebal dan body lebih tinggi untuk kelegaan ruang kepala. Dari segi pengendalian Ertiga memang tidak lebih baik dari Honda Mobilio, tapi dalam hal kenyamanan dan efisiensi, Ertiga punya keunggulan.


6. Perbandingan Fitur


Dalam hal fitur, kedua low MPV ini bersaing cukup ketat, khususnya pada tipe menengah dan tertinggi. Pada awalnya keduanya sepertinya didedikasikan untuk merampas sebagian kue pasar yang selama ini dikuasai Avanza, sehingga fitur berlimpah menjadi andalan keduanya.

Berikut perbandingan fitur Ertiga vs Mobilio:
Fitur
Honda Mobilio
Suzuki Ertiga
Fitur Keselamatan    
Teknologi Rem ABS+EBD: Semua Tipe ABS+EBD: GX, Dreza dan Diesel
Airbags Dual Airbags - Semua Tipe Dual Airbags, Semua Tipe
Stability Control Tipe RS-CVT N/A
Hill Start Assist Control Tipe RS-CVT N/A
Sensor Parkir Semua Tipe Semua Tipe, kecuali GA
High mount Stop Lamp LED, Semua Tipe Semua Tipe, kecuali GA
Side Impact Beam Semua Tipe Semua Tipe
Seat Belts Pretensioner with load limiter Pretensioner - load limiter
+ Heigh Adjuster
Seat Belt Reminder Tipe S & E: Driver Only,
Tipe RS: Driver & Front passanger
Hanya Pengemudi
Auto Door Lock by speed Semua tipe Semua Tipe
Kamera Parkir Tipe E-CVT dan RS Tipe Dreza
Teknologi Rangka Monocock - G-CON+ACE Monocock 
Fitur Eksterior    
Projector Head Lamp 2016: Tipe RS , 2017: Semua tipe  N/A
Fog Lamp Tipe E dan RS Semua Tipe, kecuali GA
LED - DRL Pada Head Lamp N/A
Electric mirror Semua Tipe Semua Tipe
Retractable mirror Tipe E dan RS Tipe GX dan Dreza
Lampu Sein pada Spion Tipe E dan RS Tipe GX dan Dreza
Tinted Glass (anti panas) Heat rejecting green tinted glass N/A
Fitur Interior    
AC Digital Semua tipe, Otomatis E-CVT & RS N/A
AC Double Blower Semua tipe Semua Tipe, Kecuali GA
Auto up-down kaca Sisi Pengemudi - Tipe E dan RS Sisi Pengemudi - Semua Tipe
ISOFIX Semua Tipe  N/A
Touchscreen monitor Tipe E: 6,2" dan RS: 6,8" Dreza: 9", Diesel: , GX: 
Audio Steering control Tipe E-CVT dan RS Tipe GX, Diesel dan Dreza
Driver Seat Heigh Adjuster N/A Tipe GX, Diesel dan Dreza
Audio Speakers Tipe S & E : 4, Tipe RS: 6 Semua tipe 4, kecuali GA
Steering Adjustment Tilt Steering Tilt Steering
Akses ke baris ke-3 One touch tumble Sliding kursi baris kedua
Drive by Wire Semua tipe N/A
Eco Indicator Semua Tipe Semua Tipe
Fitur Keamanan    
Immobilizer Immobilizer + Wave Key Immobilizer
Alarm System Tipe E dan RS Semua Tipe, Kecuali GA
Keyless Entry Tipe E dan RS Semua Tipe, Kecuali GA

Dari table di atas, terlihat bahwa Honda Mobilio lebih unggul dalam jumlah dan kecanggihan fitur. Khususnya pada fitur keselamatan. Cukup banyak fitur yang ada pada Mobilio tidak tersedia pada Suzuki Ertiga.

Hal ini cukup masuk akal, mengingat Honda Mobilio lebih sering mendapat facelift dan penambahan fitur, sedangkan Suzuki cukup lamban dalam mengupdate Ertiga. Mungkin pada facelift selanjutnya Ertiga akan dibuat lebih kaya fitur seperrti Mobilio yang ada sekarang.

Jadi dalam hal persaingan fitur, Honda Mobilio mempunyai value for money yang lebih baik dibanding Suzuki Ertiga.


7. Perbandingan Kenyamanan


Dari ulasan terkait mesin dan performa pada poin no.5 di atas, Ertiga lebih unggul dalam hal kenyamanan baik bagi pengemudi maupun penumpang. Hal-hal yang menunjang kenyamaan Ertiga untuk mengungguli Mobilio antara lain:

Suspensi Ertiga yang lebih empuk, sehingga bantingan saat melewati jalan tidak rata terasa lembut.
Kursi Ertiga yang lebih tebal, empuk dan kain pembalut yang halus.
Warna interior yang terang memberi kenyaman bagi mata penumpang.
Adanya arm-rest di tengah pada kursi baris kedua, menjadi kelebihan untuk kenyaman pada Ertiga.
Ruang kepala yang sangat lapang.
Kualitas bahan interior yang terlihat mewah pada Ertiga berbanding terbalik dengan Mobilio yang terlihat berbahan murahan (cheap look).

Mobilio sebenarnya cukup nyaman jika dibandingkan Toyota Avanza, namun jika harus dibandingkan dengan Ertiga, kenyamannya kalah telak, Semua faktor kenyamanan pada Ertiga menjadi kekurangan Mobilio saat dibandingkan dengan Ertiga.


8. Perbandingan Kepraktisan


Sebenarnya kepraktisan kedua MPV keluarga ini sudah cukup memadai, ruang penyimpanan dan cup-holders, akses antar baris kabin serta luas bagasi sudah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.

Hanya saja jika harus dibandingkan, Ertiga lebih unggul karena memiliki lebih banyak ruang penyimpanan seperti cup holder dan penyimpanan terbuka. Total ada 10 cup holder, termasuk cupholder foldable yang berada di depan exhaust AC untuk menjaga suhu minuman tetap dingin dan cupholder pada center armrest di baris kedua.


9. Perbandingan Biaya Servis dan Harga Spare Parts


Bukan rahasia umum bahwa biaya servis, harga spare part dan aksesoris original Honda jauh lebih mahal dibanding mobil brand lainnya. Jadi jika sobat memutuskan membeli Mobilio yang dari segi harganya sudah lebih mahal, sobat juga harus siap-siap dengan biaya operational yang lebih tinggi. Baik dalam hal service rutin, maupun saat harus melakukan penggantian spare part.

Begitupun jika sobat cukup hobby memodifikasi mobil dengan aksesoris original dari Honda, maka sobat harus menyiapkan uang yang lebih banyak karena aksesoris mobil Honda terkadang seperti tidak masuk akal harganya.


KESIMPULAN


Dari perbandingan panjang di atas, kami menyimpulkan kelebihan masing-masing Ertiga dan Mobilio dari rivalnya, sebagai berikut:

Honda Mobilio:
Kelebihan: Desain Eksterior, Pengendalian, Tenaga dan Torsi, Lebih kaya fitur
Kekurangan: Build Quality: Kualitas bahan plastic interior, kerapian assembly, desain kursi, biaya operasional.

Suzuki Ertiga:
Kelebihan: Desain interior, Build Quality, Kenyamanan, Biaya operasional
Kekurangan: Desain eksterior, Pengendalian,

Dengan metode scoring, kami coba menilai kedua low MPV ini, dari setiap komponen penilaian dengan rentang score 1-10, sebagai berikut:


Dari total score tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa Suzuki Ertiga lebih unggul dari Honda Mobilio. Hal tersebut terjadi karena faktor kenyamanan, build quality, biaya operasional dan tentunya kemewahan interior yang seperti setingkat di atas kelas low MPV.

Bagi sobat yang hobby mengemudi dan menikmati pengendalian mobil yang bertenaga cukup gesit, mungkin kekurangan-kekurangan Mobilio dapat diabaikan. Namun karena kedua mobil ini adalah low MPV yang diperuntukan bagi mobil keluarga, maka kenyamanan adalah faktor terpenting, sehingga Suzuki telah tepat memposisikan Ertiga dengan slogan "Mengerti Keluarga".

Namun dalam hal menjatuhkan pilihan, mobil mana yang akan dibeli, tentunya setiap orang punya preferensi atau kecenderungan masing-masing. Ada yang lebih tertarik pada tampilan eksterior, ada yang lebih ingin menikmati kenyamanan dan kemewahan interior dan ada pula yang lebih suka dengan fitur-fitur canggih serta kenikmatan mengemudi.

Dari simpulan mengenai plus-minus mobil ini dibanding kompetitornya yang kami jelaskan di atas, sobat dapat mempertimbangkan mobil yang mana yang akan dibeli, sesuai keinginan, kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

Jika ada saran atau pertanyaan, silahkan sampaikan melalui kolom komentar. Semoga sobat mendapat mobil impian terbaik.

Salam Otomotif!


Perbedaan Fitur 3 Tipe Honda Mobilio Facelift 2017, Tipe S, E dan RS


CaruserMagz.com - Honda Mobilio, Low MPV andalan Honda yang sekaligus menjadi mobil Honda terlaris pada tahun 2016, baru saja mendapat penyegaran tampilan sebagai senjata Honda menggebrak pasar otomotif Indonesia mengawali fiscal year 2017. Honda Mobilio Facelift 2017 diluncurkan pada 12 Januari 2017 yang lalu.
List Fitur Honda Mobilio Facelift 2017 untuk tiap tipe S, E dan RS.
Bagi sobat yang berencana membeli MPV Honda ini, tentu ingin memilih tipe apa yang sesuai dengan ekspektasi dan budget. Ubahan pada facelift 2017 ini difokuskan pada permak wajah dan penambahan beberapa fitur canggih, khususnya fitur keselamatan.

Untuk mengetahui apa saja perbedaannya dari versi lama, silahkan baca artikel kami: Perbedaan Honda Mobilio Facelift 2017 vs Versi Sebelumnya.

Artikel ini menjelaskan perbedaan atau perbandingan fitur pada masing-masing tipe Honda Mobilio Facelift 2017. Yaitu tipe S sebagai tipe terendah, tipe E sebagai tipe menengah dan RS sebagai tipe Tertinggi.

Berikut daftar fitur Honda Mobilio 2017 untuk masing-masing tipe:

New Mobilio Tipe S - Hanya ada M/T (Termurah)

Eksterior:
1. Velg 15 inci
2. New headlampd dengan LED light guide
3. New chrome front grille design
4. New engine hood design
5. Black outer door handle color - handle pintu tidak sewarna body (hitam).
6. Rear wiper - wiper kaca belakang
7. LED hight mount stop lamp
8. Heat rejecting green tinted glass - Kaca anti ultra violet (UV)

Interior:
9. New back interior color
10. New separated and adjustable 1st row headrest - head rest terpisah dengan kursi
11. Day / night rear view mirror
12. Tilt steering - pengatur ketinggian lingkar kemudi
13. Double DIN audio system
14. Digital AC
15. Double blower AC
16. One touch tumble 2nd row seat - pelipatan kursi cukup tarik satu tuas.
17. Reclining 2nd row seat - pengatur kemiringan kursi baris kedua
18. Power window

Keselamatan (Safety):
19. G-CON + ACE - Struktur rangka body yang aman bagi penumpang
20. Side impact beam - Penahan benturan pada pintu
21. Dual front SRS airbags
22. Pretensioner with load limiter seatbelt
23. New 3 point seatbelt on all seats
24. Driver seatbelt reminder
25. New ABS + EBD - anti rem terkunci dan distribusi tekanan rem per roda.
26. ISOFIX + tether - slot pemasangan kursi bayi.
27. Wave key - System pengaman kunci kontak agar tidak dapat dipalsukan
28. Auto door lock by speed
29. Immobilizer - kunci anti maling.

Performance:
30. Drive by Wire - Pengaturan gas dengan system sensor
31. MacPherson Strut & Hi-Shape torsion beam suspension
32. Eco indicator - Petunjuk mengemudi hemat bbm


New Mobilio Tipe E -  M/T dan A/T-CVT

Memiliki semua fitur tipe S ditambah:

Eksterior:
1. Fog lamp - Lampu Kabut
2. Pelek 15 inci desain baru - Sporty
3. New chrome rear licence garnish (A/T)
4. Retractable door mirror with turning signal
5. Body color door handle - handle pintu sewarna body

Interior:
6. New Ivory interior color - Warna interior lebih cerah
7. Auto up and down power window (driver side)
8. Sliding and reclining 2nd row seat - Pengatur maju-mundur kursi baris kedua
9. New audio steering switch (A/T) - tombol audio pada palang setir
10. 6,2 inch advanced audio video system - head unit monitor layar sentuh

Keselamatan (Safety):
11. Rear parking camera (A/T)
12. Keyless entry
13. Alarm system


New Mobilio Tipe RS -  M/T dan A/T-CVT (Tertinggi)

Memiliki semua fitur tipe E-CVT ditambah:

Eksterior:
1. Aero kit
2. New black front grill design
3. Roof moulding garnish - Garnish silver seperti roofrail
4. Pelek 15 inci desain baru - sporty
5. Chrome exhaust pipe finisher - Ujung kenalpot chrom
6. Power retractable door mirror - spion lipat listrik

Interior:
7. New meter cluster display
8. Black interior color with orange stitch - warna interior hitam
9. New auto AC - AC Otomatis
10. 6,8 inch advanced audio video system with Bluetooth
11. New 6 premium speakers

Keselamatan (Safety):
12. Driver and front passenger seatbelt reminder
13. Vehicle Stability Assist (A/T) - Menjaga mobil tetap stabil saat menikung tajam.
14. Hill Start Assist (A/T) - Anti mobil mundur saat di tanjakan.

Demikianlah fitur-fitur yang ada pada Honda Mobilio Facelift 2017. Semoga membantu sobat yang ingin membeli low MPV Honda yang cukup laris ini. Jika ada fitur yang belum kami tulis, silahkan sobat sampaikan pada kolom komentar artikel ini.

Salam Otomotif!


Toyota Agya Facelift Meluncur Bulan April 2017, Tampilan Lebih Fresh dan Mesin jadi 1200cc


CaruserMagz.com - Sejak kelahirannya pada tahun 2013, Toyota Agya memang belum mendapat ubahan apapun dalam hal desain dan fitur. Tiga tahun dirasa cukup, Toyota Astra Motor (TAM) akan segera menyegarkan tampilan hatchback LCGC terlaris ini dengan meluncurkan Toyota Agya Facelift 2017.
Toyota - Perodua Axia Facelift - Ilustrasi untuk Agya Facelift
Situs yang mengaku website resmi Toyota Surabaya merilis posting tentang jadwal peluncuran Toyota Agya Facelift 2017. Rilis tersebut cukup detail dari press Conference hingga regional launching.

Launching secara nasional dan regional akan dilakukan secara serentak pda 7 April 2017, dengan agenda:
1. Press Conference secara nasional.
2. Media Brake dalam bentuk TVC Airing, printed-ad dan online-ad secara nasional, sebagai bentuk support dari TAM.
3. Regional launcing dilakukan secara serentak di semua dealer resmi Toyota dengan mendisplay Agya facelift 2017 untuk publik.

Untuk mensupport agenda tersebut, pengiriman unit display Toyota Agya Facelift 2017 akan mulai dikirim ke berbagai dealer resmi sampai ke daerah, dengan target sudah sampai di semua dealer tujuan pada 6 April 2017.

Situs toyotasurabaya.com tersebut juga menambahkan informasi, bahwa sejak tanggal 7 April 2017 tersebut, Agya facelift ini sudah bisa dipesan dengan booking Fee sebesar 5 juta rupiah (sebagai bagian dari DP) ditambah fotocopy KTP saja.

Sebagai informasi tambahan, hal yang berubah dari Toyota Agya Facelift 2017 ini adalah tampilan wajahnya yang lebih fresh dengan desain bumper depan dan belakang yang baru, lampu projector baik pada headlamp maupun foglamp dan aksesoris LED-DRL pada lampu depan dan LED pada lampu belakang.

Bagian mesin juga mendapat peningkatan dari 1000cc pada versi lama, menjadi 1200cc, sehingga tentunya tenaga dan torsi akan bertambah. Mesin baru tersebut berkode 1.2L NR Engine dual VVTi-DOHC, 4-silinder dengan tenaga maksimal 88 PS/6000rpm dan torsi 108 Nm/4200rpm.

Mengenai harga, belum ada rilis resmi dari TAM. Kemungkinan paling besar tentu harga akan naik cukup signifikan untuk tipe bermesin 1200cc. Begitupun tipe 1000cc yang kabarnya tetap akan diproduksi sebagai tipe standar, karena penambahan fitur dan aksesoris.

Kita tunggu saja kabar yang lebih jelas dari petinggi Toyota Astra Motor (TAM). Apakah berita ini benar atau sekedar sensasi untuk menarik peminat Agya.

Salam Otomotif!


Honda WR-V 2017 Diluncurkan di India, Harga 158 - 203 Juta Rupiah


CaruserMagz.com - India menjadi Negara Asia pertama yang menerima kehadiran Honda WR-V (Winsome Runabout Vehicle), crossover berbasis Honda Jazz yang debut global di Sao Paulo Motor Show, Brazil pada 9-Nov-2016 yang lalu. Peluncuran resmi dilakukan Honda India di New Delhi pada Senin, 20 Maret 2017. 

Baca: Debut Global Honda WR-V di Sao Paulo Motor Show 2016
Honda WR-V diluncurkan di India, menjadi debut WRV di Asia
Honda memilih India sebagai Negara pertama di Asia dimana Honda WRV dipasarkan, karena potensi market WRV di India cukup menjanjikan. Ada ekspektasi yang besar dari konsumen otomotif perkotaan India terhadap kendaraan kompak yang stylist dan nyaman, namun dengan harga terjangkau.

Hal itu diungkapkan oleh Yoichiro Ueno, selaku Presiden dan CEO Honda Mobil India: "Dengan WR-V, kami ingin menyediakan kenyamanan berkendara untuk penggunaan sehari-hari di kota," ujar Ueno.

Ada dua tipe Honda WRV yang dipasarkan di India, yaitu S sebagai tipe standar dan VX sebagai tipe tertinggi. Keduanya mempunya varian bermesin bensin dan diesel. Varian bensin dijual dengan harga 7,75 Lakh (Rp.158 Juta) untuk tipe S dan 8,99 Lakh (Rp.183 juta) untuk tipe VX. Harga varian bermesin diesel adalah 8,79  dan 9,99 lakh (Rp.179 dan 203 juta) untuk tipe S dan VX diesel.
Mesin Honda WR-V
Spesifikasi Mesin Honda WR-V - Diesel dan Bensin

Mesin diesel berkapasitas 1500cc DOHC i-DTEC dengan tenaga 100PS pada 3600rpm dan torsi 200Nm pada 1750rpm. Sedangkan mesin bensin berkapasitas lebih kecil, yakni 1200cc SOHC i-VTEC bertenaga 90 PS pada 6000rpm dan torsi 110Nm pada 4800rpm. Manariknya konsumsi bbm mesin diesel yang lebih dipavoritkan di India, jauh lebih hemat hingga 25,5 km/liter. Mungkin orang India tidak begitu suka dengan transmisi otomatis, sehingga Honda India tidak menyediakan pilihan varian matic.

Sebagai varian tertinggi, Honda WR-V tipe VX memiliki beberapa fitur yang cukup menarik, seperti electric sliding sunroof, start-stop button, monitor touchscreen 7 inchi, cruise control, AC digital otomatis, multy view rear camera, arm rest di konsol tengah dengan USB dan port charger HP, spion dengan electric foldable dan lampu sein dan velg 16 inchi.

di India, Honda WR-V akan bersaing dengan VW Cross Polo, Fiat Avventura, Hyundai i20 Active dan Toyota Etios Cross, tapi juga bisa menjadi ancaman bagi compact SUV seperti Ford EcoSport, Maruti Suzuki SCross dan Hyundai Creta.

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah crossover ala Jazz ini juga akan menjadi salah satu pilihan penyuka hatchback bercitarasa SUV? Hingga artikel ini kami tulis, pernyataan terakhir dari petinggi Honda Prospect Motor (HPM) adalah Honda WR-V tidak akan dibawa ke Indonesia. Mungkin ada kekhawatiran, crossover ini berpotensi menggerus penjualan Honda Jazz sendiri, dibanding bersaing dengan Toyota Yaris Heykers dan Suzuki SCross.

Tapi dari pembicaraan dengan beberapa wiraniaga Honda, mereka mengatakan bahwa ada kemungkinan Honda WR-V akan diluncurkan di Indonesia. Menurut mereka, berita itu mereka dengar dari para managernya. Tapi memang Honda Indonesia sering membuat kejutan, HPM kurang begitu suka membuat heboh sebelum prosesi buka tudung, sehingga nyaris semua peluncuran mobil baru Honda tidak diawali desas desus di media nasional.


Hyundai Creta 'Compact SUV' akan Ditampilkan di Manila Int. Auto Show, Pertanda akan Masuk Indonesia?


CaruserMagz.com - Hyundai Filipina baru saja merilis gambar teaser dari mini crossover yang bernama Hyundai Creta. Hyundai mengatakan bahwa compact SUV ini akan diperkenalkan kepada pecinta otomotif Filipina pada ajang  Manila International Auto Show  2017 yang sebentar lagi akan digelar.
Hyundai Creta akan Debut di Manila International Auto Show 2017
Hyundai Creta sudah dijual di India. Di segmen compact SUV, Creta bersaing dengan Ford EcoSport, Nissan Juke dan Chevrolet Trax. Jika di Indonesia, selain list tersebut, ada juga Honda HR-V, Mitsubishi Outlander dan Mazda CX-3.

Kehadiran mini SUV ini di pasar otomotif Filipina sebenarnya sudah cukup banyak dikabarkan media disana sekitar dua tahun yang lalu. Ternyata modelnya baru akan diperkenalkan pada 2017 ini. Untuk versi yang benar-benar akan dijual, belum ada rilis resmi dari Hyundai Filipina.

Apakah ini adalah pertanda bahwa ada kemungkinan SUV segmen-B ini juga akan mengaspal di Indonesia? Mengingat compact SUV sedang menjadi segmen yang cukup booming di tanah air. Hingga artikel ini kami tulis, belum ada rilis resmi dari Hyundai Motor Indonesia tentang kemungkinan tersebut.
Hyundai Creta Tampak Belakang Samping

Desain eksterior Creta cukup ganteng, wajahnya mirip fascia Santa Fe dengan grill heksagonal dan lampu utama yang tajam. Begitu pun di sisi belakang, desain bokong dan rear lamp-nya juga mirip Santa Fe.

Di sisi samping, mini SUV ini mengambil garis-garis yang lebih tegas. Berbeda dari Santa Fe, kaca samping Creta diberi bentuk yang bersudut-sudut. Bentuk kaca ini mengingatkan kita pada Suzuki Swift, apalagi dengan pilar A dan B yang berwarna hitam. Ciri khas Hyundai pada bagian samping ini adalah garis aerodinamis yang tegas sepanjang body, dari bawah pilar A hingga meyentuh lampu belakang.

Nuansa khas SUV kental membalur eksterior compact SUV Hyundai ini. Antara lain: roof rail, over fender, bumper protector pada bagian depan dan belakang, tak ketinggalan bagian atas pintu belakang yang dibuat seperti spoiler menambah kesan aerodinamis.

Hyundai Creta yang sudah dijual di India dibekali mesin bensin 1.6-liter dengan tenaga 123 PS. Tersedia juga pilihan mesin diesel yang bertenaga 128 PS 1.6-liter U2 CRDI turbodiesel. Juga tersedia varian bermesin lebih kecil turbodiesel 1.4-liter. semua tipe tersebut dibekali dengan transmisi otomatis 6-percepatan.

Jika saja crossover ganteng ini masuk ke Indonesia, akan menjadi pilihan yang menarik bagi penyuka mobil bertenaga dengan tubuh compact, tapi bisa digunakan di medan jalan yang beragam. Apalagi bagi orang muda yang mengimpikan Hyundai Santa Fe, bisa membeli versi mininya ini dengan harga yang lebih murah.

Salam Otomotif!


Mazda-2 2017 Beda dari Versi Sebelumnya dengan Fitur G-Vectoring Control


CaruserMagz.com - Dalam peluncuran 5 model baru Mazda di Hotel Indonesia Kempinski pada 14 Maret 2017 yang lalu, Eurokars Motor Indonesia sebenarnya juga menampilkan Mazda-2 versi 2017, tapi Mazda2 tidak termasuk model yang disebut sebagai facelift, karena tidak ada perubahan signifikan pada tampilannya.
Mazda-2 2017 Mendapat fitur G-Vectoring Control dan Airbags yang lengkap
Meskipun tidak termasuk model yang difacelift, Mazda-2 keluaran 2017 ini kebagian ubahan dalam hal fitur, khususnya fitur keselamatan yang menambah rasa percaya diri pengemudi dan menambah kenikmatan pengendalian.

Fitur baru yang disematkan pada Mazda-2 ini adalah Mazda G-Vectoring Control System (GVC). Fitur ini tergolong baru pada mobil-mobil Mazda terkini dan sepertinya sedang ada penyeragaman untuk disematkan pada line-up model-model terlaris.  GVC berfungsi membuat mobil selalu dalam kendali yang aman saat menikung dan bermanuver lainnya.

Fitur-fitur canggih yang menjadi nilai jual terdepan dari Mazda tetap disematkan, seperti: teknologi rem ABS+EBD+EBA, Traction Control System, Emergency Stop Signal, Hill Launch Assist, Dynamic Stability Control, Adaptive LED Headlamps, Blind Spot Monitoring (tipe GT), Rear Cross Traffic Alert dan Lane Departure Warning System.

Selain G-Vectoring Control, Mazda-2 2017 juga mendapat tambahan jumlah air bags, yaitu ada juga di sisi samping dan samping atas (curtain airbags).

Fitur keselamatan tersebut memang masih tidak familiar di mobil-mobil yang ada di Indonesia, khususnya mobil Jepang. Karena akan menyebabkan kenaikan harga mobil menjadi signifikan, sehingga ceruk pasarnya menjadi lebih sempit untuk kalangan atas yang menginginkan keasyikan mengemudi dan tentunya punya kantong tebal.

Eurokars Motor Indonesia akan menjual Mazda-2 2017 ini dalam tiga varian, yaitu Mazda2 R, R-AT dan GT-AT. Semua varian tersebut tetap bermesin SkyActiv 1.496 cc, 4-silinder dengan tenaga 110 PS pada 6000rpm dan torsi 141 Nm pada 4000rpm.
Tidak ada Perubahan tampilan, Mazda-2 2017 tidak masuk list facelift
Mengenai harga, belum ada pengumuman resmi dari Eurokars. Logisnya penambahan fitur canggih tersebut akan menaikkan harga Mazda2 keluaran 2017. Kabarnya Mazda2 baru ini akan mulai bisa dipesan sejak April 2017 mendatang.

Pertanyaannya, akan seberapa rupiah kenaikan harga sebagai konsekuensi peningkatan fitur. Sebagai referensi saja, Mazda2 versi 2016 dijual dengan harga berkisar antara 234,6 hingga 294,3 juta rupiah untuk OTR wilayah DKI Jakarta.

Bagi sobat yang sudah berminat membeli hatchback cantik nan canggih ini, ada baiknya menunggu versi baru 2017 untuk kenikmatan mengemudi yang lebih menyenangkan.

Salam Otomotif!