Tips: Ganti Velg Toyota Calya - Daihatsu Sigra Berukuran Lebih Besar, Siapa Takut!

October 20, 2016 3 Comments


CaruserMagz.com - Salah satu menu utama dalam modifikasi mobil adalah mengganti velg bawaan pabrikan dengan velg aftermarket yang lebih sesuai selera. Tak terkecuali dengan Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, LCGC low-MPV yang baru saja hadir di garasi-garasi masyarakat Indonesia. Banyak sekali pemilik mobil ini yang mencari informasi mengenai tips dan velg apa yang tepat untuk mobilnya, baik dari ukuran, brand, pengaruhnya terhadap kenyamanan dan sebagainya.

Toyota Calya G-A/T dengan Velg Modif R16/65 Ban 185/55
Toyota Calya G-A/T dengan Velg Modif R16/65 Ban 185/55 - Foto by Tyo Mahdi

Pada umumnya pembeli mobil baru yang mengindahkan estetika kendaraannya, merasa kurang sreg dengan velg asli mobil-mobil berlabel LCGC, sehingga merasa ingin segera menggantinya dengan yang lebih sporty, lebih elegan atau yang lebih mewah.

Dari penelusuran kami di Group "Toyota Calya Indonesia" di laman Facebook. Kami menemukan seorang pemilik Toyota Calya yang sudah mengganti Velg mobilnya dengan ukuran yang lebih besar dan motif spoke yang elegan, sehingga mobilnya nampak lebih mewah dan enak dipandang. Dia adalah Prasastio Mahdi yang akrab disapa Tyo.

Pemilik Toyota Calya berwarna abu-abu metallic Tipe G transmisi otomatis (varian tertinggi) ini mengungkapkan alasannya memilih Calya sebagai tunggangan sehari-hari, "karena harganya yang terjangkau dan fiturnya lumayan lengkap walaupun penampakannya sederhana" ungkap Tyo. Dari berbagai pilihan Hanya Toyota Calya yang memenuhi ekspektasinya. "Saya ambil G/AT dengan harga 150 juta, kayanya baru Calya aja yang bisa dapet automatic. Impresinya cukup gesit dan sangat irit" tambahnya. 

Tyo yang menyukai mobil Eropa sangat konsen pada penampilan dan kenyamanan kendaraannya, Mobil tunggangan sebelumnya adalah Peugeot-306 tahun 2002, sehingga ia langsung merombak Calya barunya dengan berbagai modifikasi ringan seperti memasang sarung jok kulit, kaca film dan audio set untuk kenyamanan dalam perjalanan dalam kota Jakarta yang kian parah macetnya.


Ganti Velg Keren Berukuran lebih Besar


Mengenai velg, pilihan Tyo jatuh pada Velg HSR R16/65, local brand yang menurutnya worth sekali. "Saya pilih lebar 6,5 ini karena sangat rata dengan body Calya, meskipun pilihan model dengan lebar 6,5 ini tidak terlalu banyak dan kebanyakan lebar 7, tapi itu sudah keluar dari body meskipun sedikit" Ungkapnya.

Ganti Velg Toyota Calya ke R-16-CaruserMagz
Velg HSR R16/65, Ban Toyo 185/55 - Toyota Calya - Foto by Tyo Mahdi

Untuk ban, Bapak satu anak ini memilih ban merk Toyo dengan ukuran 185/55-R16, agar tingginya pas. Untuk modifikasi sepatu Calyanya ini, Tyo memilih bengkel Autostar di Jalan Panjang, bilangan Jakarta Barat. Bagi sobat yang tertarik, bisa mengunjungi laman websitenya di velgvelg.com.


Biaya dan Harga


Lalu berapakah dana yang harus disiapkan? ini yang paling ditunggu-tunggu oleh sobat yang berminat meniru Mas Tyo. Karyawan Swasta yang bekerja sebagai Brand Activation ini mendapat paket hemat yang cukup menggiurkan. Velg dihargai Rp.1 juta per unit, sehingga total 4 Juta rupiah. Sedangkan Ban Toyo yang  merupakan ban impor, berharga 900 ribu/unit, total 3,6 juta. Sehingga total biaya yang diperlukan adalah 7,6 juta rupiah.

Nah.. bengkel tersebut mau menerima velg dan ban asli bawaan sebelumnya sebagai tukar-tambah, pihak bengkel akan menaksir harganya, sehingga Tyo mendapat pengurangan biaya. Untuk 4 unit Ban Bridgestone-Ecopia dan Velg bermotif warna 2-tone bawaan Calya yang sebenarnya cukup bagus, dihargai 2 Juta rupiah. Selain itu, harga velg dan ban tersebut sudah termasuk ongkos pasang dan bonus nitrogen untuk keempat bannya. Menarik kan?

Sehingga total kocek yang harus dirogoh Mas Tyo Mahdi hanya 5,6 Juta rupiah saja. Hmm.. cukup murah bukan, jika dibandingkan dengan misalnya pemilik Daihatsu Sigra tipe standar dengan velg kaleng, ingin mengganti velgnya dengan tipe tertinggi di bengkel resmi, uang 5,6 juta rupiah tersebut mungkin belum cukup hanya untuk membeli velgnya saja, belum lagi jika harus mengganti ban dan ongkos pasangnya.


Impresi setelah mengganti Velg dan Ban


Tyo Mahdi menjelaskan apa saja efek yang dia rasakan setelah mengganti velg Toyota Calya-nya. "Efeknya yang jelas, karena setir Calya sangat ringan sekali, setelah ganti velg jadi sangat pas, tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat." Ungkapnya.

Saat kami Tanya bagaimana dengan ketinggian jarak antara ban dan spakbor yang mengecil, apa dampaknya. Tyo sudah mengantisipasi kemungkinan itu, dia menjelaskan: "Saya tambahkan dumper-prime supaya tidak gesrot saat penumpang penuh dan alhasil bantingannya jadi lebih stabil".

"Karena per belakang sangat empuk jadi dengan velg ori saja kalau penumpang penuh itu sudah mentok. Apalagi jika melewati polisi-tidur pasti jedug.. makanya saya tambahkan dumper untuk menahan, atau opsi lain bisa ganti per yang agak keras." Tambahnya.

Tyo sedikit bercanda: "Kalau saya sih, jika sudah ganti velg jadi males ngebut. Kasian velgnya karena jalanan Jakarta lobang semua dan malah jadi gak ada yang liat.. hahaha.." Selorohnya.

Toyota Calya, penampakan belakang dengan Velg Custom - 185/55-R16 - Foto by Tyo Mahdi
Jadi dengan tips dari Prasastio Mahdi ini, pengguna Calya atau Sigra lainnya tidak perlu khawatir bahwa mengganti velg dengan diameter yang lebih lebar akan banyak mengurangi kenyamanan berkendara. Semoga sharing pengalaman pengguna Toyota Calya ini berguna bagi pemilik Calya Sigra yang lain, khususnya yang berniat mengganti velg mobil kesayangannya dengan ukuran yang lebih lebar dan desain yang lebih menawan.

Ide modifikasi lainnya, silahkan baca: Modifikasi Calya-Sigra, Hilangkan Aroma LCGC

Salam Otomotif!

RECOMMENDED BY SPONSOR

3 komentar

Write komentar
shenLonk
AUTHOR
30/10/16 delete

butuh et brp biar velg pas dengan body calya

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
8/12/16 delete

et 6.5 mas @shenLonk

Reply
avatar
denzae
AUTHOR
14/12/16 delete

6,5 itu lebar velg/rim, klo et ituoffset pk berapa..karena data tidak lengkap..krn paling krusial velg itu offsetnya..

Reply
avatar

The Author

Yayan Abdhi

Penggemar otomotif yang suka berbagi ulasan dan opini tentang dunia otomotif yang dinamis. I'm not an auto-expert, this blog is just driven by passion to share my enjoyment about sitting behind the steering wheel.